Rabu, 25 Februari 2009

siluet

garangnya surya pagi ini,
tepiskan sisa hujan malam tadi
tanah yg mengeras patah2, tersaput air malam
dan memerah karna panas telah keringkan debu.

pagi ini, embun juga ikut
dan alirkan siluet
membentuk bayang samar,
dan wajahmu kudapat pagi ini dengan senyum
mengembang...
entah untuk siapa,
mungkinkah ada aku kini dihatimu?

( ketika kuraih, embun itu leleh dalam genggamanku )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar